7 Tips Rumah Aman Saat Hujan Karena Bocor atau Sebagainya

99 views

7 Tips Rumah Aman Saat Hujan Karena Bocor atau Sebagainya

 

Perawatan Atap

 

Hujan merupakan keberkahan bagi kita sendiri, namun dengan keberkahan tersebut kita juga harus siap menyambutnya, karena nanti bukan berkah yang kita dapat, malah musibah yang kita dapatkan. Mulai dari genteng bocor atau saluran air yang tersumbat, hingga menimbulkan banjir di rumah kita.

Untuk itu kami mempunyai beberapa tips supaya rumah aman saat hujan:

 

1. Perawatan atap

Sebagai penghuni yang baik, sebaiknya memperhatikan dan memeriksa ke atas atap rumah untuk melihat apakah genteng dan atap perlu perbaikan dan perawatan atau tidak. pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan minimal 2 – 3 bulan sekali karena ketika terjadi retak rambut pada atap dari beton dan asbes walaupun tidak langsung menimbulkan kebocoran tapi kebecoran diperkirakan akan terjadi setelah 3-4 kali hujan besar setelah adanya retak rambut.

Untuk menanggulangi kebocoran pada atap beton, asbes, atau sirap dikarenakan adanya retak rambut ini dapat dilakukan dengan pemberian kawat kasa dan waterproof, namun untuk bagian retak yang lebih besar harus dilubangi dan kemudian diplester kembali.

2. Plafon

Selain pemeriksaan pada kawasan atap, plafon pada rumah juga perlu perhatian dikarenakan plester semen pada bagian plafon ini sangat rentan bocor, Sebaiknya jika terjadi kerusakan pada plafon ini harus diperbaiki langsung karena jika plafon yang dibiarkan lembab dan terjadi secara terus menerus, ketika musim hujan akan terjadi kerusakan yang lebih fatal seperti ambruk pada bagian plafon ini, dan jika terjadi ambruk memerlukan perbaikan ekstra dengan biaya yang lebih banyak.

3. Alumunium Foil

Untuk mengurangi penyerapan panas, dan mengurangi kerusakan karena air hujan, alumunium foil dengan ukuran 1-2 mm dapat dijadikan alternatif sebagai alat pelapis diantara plafon dan genteng.

4. Kemiringan Atap

Perhatikan juga sudut kemiringan genteng untuk menjaga kemampuan genteng menghadang air hujan. Pada genteng keramik membutuhkan sudut kemiringan sekitar 30 derajat, sedangkan asbes butuh sekitar 15 derajat. jika hal tidak diperhatikan dengan baik air hujan disertai angin bisa saja masuk melalui celah genteng.

5. Lidah AtapĀ / cukat (Bahasa Jawa)

Untuk melindungi teras dapat ditambahkan lidah atap dengan ukuran 1,2 meter atau lebih, selain menghindari hujan masuk melalui genteng juga melindungi lantai teras dan cat dinding rumah dari tampias hujan dan angin.

6. Paku Atap

pemasangan baut atau paku pada atap dan genteng asbes harus juga diperhatikan karena pemasangan asbes ini tidak bisa dilakukan dengan menggunakan paku biasa. sebaiknya pemasangan arbes ini dengan menggunakan baut yang dilapisi karet dimana asbes harus dibor terlebih dahulu.

7. Pemilihan Genteng

Untuk rumah pada daerah tropis sebaiknya menggunakan genteng keramik, yang lebih tahan terhadap perubahan suhu yang cukup tinggi pada daerah tropis.

Inspirasi Perawatan Perbaikan Tips

Related Post